Sabtu, 09 Mei 2009

Cangkir yang cantik

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja ke sebuah toko souvenir untuk mencari hadiah untuk cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik, "Lihat cangkir itu."kata si nenek kepada suaminya. "Kau benar, itu cangkir yang tercantik yang pernah aku lihat." ujar si kakek.

Saat mereka mendekati cangkir itu tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara. "Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa dulunya aku tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang perajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar. Kemudian ia mulai memutar-mutar hingga aku merasa pusing. Stop! Stop! aku berteriak, tetapi orang itu berkata, "Belum!" Lalu ia mulai menyodok dan meninjuku tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkanku ke dalam perapian. Panas! panas! teriakku dengan keras. Stop! Cukup! teriakku lagi. Tapi orang ini berkata, "Belum!"

Akhirnya ia mengangkatku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir selesailah penderitaanku. Oh, ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop! Stop! Aku mulai berteriak. Wanitaitu berkata, "Belum!" Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke dalam perapian yang lebih panas dari sebelumnya. Tolong! Hentikan penyiksaan ini! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang itu tidak peduli dengan teriakanku, ia terus membakarku. Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin.

Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan mendekatkan aku ke dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya karena dihadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku menjadi sirna tatkala kulihat diriku".

Sahabatku, seperti itulah Allah SWT membentuk kita. Pada saat Allah SWT membentuk kita tidaklah menyenangkan. Sakit, penuh penderitaan dan banyak air mata. itulah cara Allah SWT mengubah kita agar menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya

Tetapi Sahabatku, anggaplah sebagai kebahagiaan apabila kamu jatuh ke dalam berbagai cobaan, sebab anda tahu bahwa ujian menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya anda menjadi sempurna, utuh, dan tak kekurangan suatu apapun.

Apabila anda sedang mengalami ujian hidup, jangan kecil hati karena Allah SWT sedang membentuk anda. Bentukan-bentukan itu memang menyakitkan, tetapi setelah semua proses itu selesai anda akan melihat betapa cantiknya Allah membentuk Anda.

Dikutip dari : Kekuatan cinta : Irfan Toni Herlambang

Untuk semua sahabatku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar